Sinopsis Penantian Cinta Antv Episode 104 Hari Ini
Kamini Menerima Ayaan
Episode dimulai dengan Mohini meminta Ayaan untuk pergi sebelum polisi datang.
Ayaan menolak untuk pergi.
Kamini meminta Mohini untuk kembali.
Dia berteriak pada mereka.
Ragini mengambil Kamini samping dan menyampaikan : Mohini dan Ayaan saling mencintai, kesalahpahaman mereka telah dibersihkan.
Ayaan menyampaikan : saya berjanji pada ayah dan ibuku bahwa saya akan menang dan lalu pergi, jangan tanya saya kalah dan pergilah.
Kamini menyampaikan : baik-baik saja, apa yang sanggup kau jamin ini tidak akan terjadi lagi, bisakah kau berjanji Ayaan tidak akan menipunya, kau telah melihat semua ini terjadi denganku, laki-laki ibarat itu, saya tidak akan pernah membiarkan ini terjadi dengan Mohini, cinta dan semua ialah palsu, begitu motifnya terpenuhi, cinta dilemparkan ke tong sampah.
Ragini memintanya untuk memikirkan Mohini, jangan menguji kesabarannya, kalau beliau mengambil langkah yang salah, itu akan sulit.
Kamini bertanya apakah kau ingin saya diam.
Mohini
meminta Ayaan untuk pergi.
Dia bilang : katakan padaku bahwa kau tidak mencintaiku, kau tidak ingin melihat wajahku, kau membenciku.
Dia diam.
Dia bilang : saya tahu kau mencintaiku sebanyak aku, hingga saya mempunyai kekuatan cintamu denganku, saya akan bertarung dengan siapa pun.
Mereka mendengar sirine polisi.
Mohini meminta Ayaan untuk pergi.
Dia menolak.
Polisi datang.
Kamini mengeluh wacana Ayaan yang mengganggu mereka.
Inspektur bertanya ada apa.
Ayaan memberitahu inspektur bahwa Mohini mencintainya, mereka saling mencintai.
Kamini meminta Mohini untuk mendatanginya.
Constable menyampaikan : problem cinta, jadi gadis bangkit dengan pria.
Kamini meminta inspektur untuk bertindak.
Ayaan bilang : saya tidak tiba ke sini untuk merepotkan siapa pun, saya tiba ke sini alasannya ialah saya menyayangi Mohini.
Kamini berteriak diam.
Dia meminta inspektur untuk melaksanakan sesuatu.
Inspektur meminta Ragini untuk menyampaikan : kalau Ayaan benar-benar bermasalah.
Kamini meminta Ragini untuk menyampaikan : bagaimana Ayaan membuat keributan.
Inspektur meminta Ayaan untuk pergi dari sini.
Ayaan menyampaikan : saya sedang bangkit di jalan, tidak di rumah siapa pun, bertanya padanya apakah saya menyakitinya atau protes, jalan ialah milik umum, tidak ada yang sanggup menghentikanku.
Kamini menyampaikan : melihat sikapnya, melaksanakan hal lain yang akan saya sebut sebagai komisaris.
Inspektur meminta Ayaan untuk pergi begitu saja, kalau tidak beliau akan dipukuli.
Ayaan bilang : kau tidak akan sanggup memindahkanku.
Inspektur mengalahkan Ayaan.
Mohini menjadi gelisah dan berteriak pada Ayaan.
Dia meminta Kamini untuk meninggalkannya.
Inspektur bertanya pada Ayaan apakah beliau akan pergi atau dipukuli lagi.
Ayaan menolak.
Dia bilang : saya mencintaimu Mohini dan tersenyum.
Inspektur memukul kepalanya dan menamparnya.
Ayaan semakin dipukuli.
Mohini berada di antara keduanya.
Inspektur bilang : saya akan memberinya pelajaran.
Polisi memarahi dan mendorong Mohini.
Kamini memegang Mohini.
Ayaan berteriak cukup, kau sanggup mengalahkanku, tapi saya tidak akan membiarkan apapun terjadi pada Mohini, bagaimana kau menyentuhnya.
Kamini melihat lagi.
Inspektur mengambil tongkat untuk memukulnya lagi.
Kamini menghentikan inspektur.
Dia bilang : biarkan saya melaksanakan pekerjaanku.
Dia menyampaikan : kau hanya pergi, saya mengambil kembali keluhan aku.
Dia bertanya mengapa kau melaksanakan keluhan itu.
Kamini meminta maaf.
Polisi pergi.
Ayaan berterima kasih pada Kamini.
Kamini meminta Mohini untuk membawa Ayaan ke dalam dan melaksanakan bantuan.
Mohini bertanya apakah kau menyampaikan : ini.
Kamini menyampaikan : ya, saya merasa saya salah dan menghentikan ini, Ayaan telah menang dan saya telah kalah.
Ayaan bilang : tidak, ini kemenangan kita.
Mereka semua tersenyum.
Kamini melaksanakan bantuan.
Mohini merasa senang.
Ayaan bilang : saya tidak terluka, saya telah memenangkan hati semua orang, saya senang.
Ragini menyampaikan : kau terbukti sanggup melaksanakan apa saja untuk Mohini.
Dia berterima kasih padanya.
Ragini bilang : saya tidak tahu kalau Kamini akan meleleh begitu cepat.
Kamini menyampaikan : saya telah melihat Ayaan adu dikala Mohini terluka, saya melihat cinta sejatinya di matanya.
Mohini menyampaikan : ini ialah momen yang ajaib, saya tidak menyampaikan : ya kepada Ayaan hingga sekarang, saya harap kebencian kau terhadap pria….
Kamini menyampaikan : itu tidak akan pernah berakhir.
Precap:
Kamini bertanya pada Ayaan wacana Madhavi.
Vijaylaxmi mengancam untuk membunuh Ayaan.
Inder menerima serangan jantung.
0 Response to "Sinopsis Penantian Cinta Antv Episode 104 Hari Ini"
Posting Komentar